Thursday, 29 January 2015

Dunia Mimpi

Hidup memang membingungkan dan kadang tak adil !

Ketika kita benar-benar yakin bahwa orang yang kita pilih adalah yang tepat. Kenyataan membuyarkan semua keyakinan tersebut...

Ketika kita mencoba lari dan menutup mata dari segala sesuatu yang tidak sesuai dengan apa yang kita impikan dan harapkan, kenyataan berteriak dengan kerasnya sehingga langkah kaki ini terpaksa harus terhenti untuk membuka mata melihat apa yang sebenarnya terjadi...

Ketika genggaman tangan ini begitu erat dan susah untuk dilepaskan... kenyataan dengan kejamnya memaksa untuk melepaskan eratnya genggaman tersebut...

yang selalu disesali, kenapa kenyataan selalu datang terlambat ???Seandainya kenyataan bisa datang tepat pada waktunya...

Mungkin saat ini, aku tak akan merasa begitu yakin bahwa kau adalah jalanku... Aku tak perlu berlari dan menutup mata karena itu akan membuatku jatuh terkilir tanpa tahu apa yang menghalangiku... bahkan...Aku tak perlu menggenggam tanganmu dengan erat karena pada akhirnya genggaman tersebut akan terlepas juga...

Terkadang aku berharap bahwa kenyataan hidup ini ada baiknya diakhiri dengan kisah yang bahagia... seperti di novel-novel... yang sebagian besar diakhiri dengan happy ending bukan sad ending !Bahkan ketika kenyataan hidup memaksaku untuk membuka mata dan bangun dari semua mimpi indahku... aku tak ingin terbangun. Aku ingin hidup dalam mimpiku... walaupun itu tidak nyata, setidaknya aku dapat merasakan kebahagiaan di dalamnya daripada harus bangun dan merasakan kopi pahit yang disediakan dihadapanku !

Satu hari... dua hari... tiga hari... dan begitu seterusnya hingga berhari-hari, berbulan-bulan bahkan setahun lebih ini, kejadian itu masih terngiang-ngiang di kepalaku. Mengingat semua keputusanku dulu. Keputusan yang bodoh. Aku pun menyadari bahwa kenyataan itu menjengkelkan, memuakkan dan menyedihkan. Kenyataan memaksaku untuk melepaskan apa yang ada digenggamanku ! Dan dia berhasil... impianku terlepas. Tidak ! bukan terlepas tapi kulepaskan...

Kupikir itu akan berlangsung sementara saja, tetapi ternyata tidak ! Pada akhirnya dengan perlahan-lahan... 

Aku mencoba meyakinkan diriku bahwa dia adalah orang yang tepat, dia adalah jalanku... tapi hatiku tidak merasa yakin, seyakin aku memilihmu...

Aku mencoba berlari sambil menutup mata dan membiarkan dia menuntunku... dan dia berhasil ! Aku tidak terjatuh, kakiku tidak terkilir tapi hatiku sakit... hatiku yang terluka...

Aku mencoba menggenggam erat tangannya sama seperti aku menggenggam tanganmu dulu... tapi ketidaknyamanan itu datang dan membuatku perlahan-lahan melepaskan genggamannya...

Ya ! Seandainya kenyataan itu bisa datang lebih awal. Setidaknya aku tak akan merasakan menjadi orang yang menyedihkan seperti ini... namun satu hal yang aku tahu, mungkin kenyataan itu bisa menghancurkan segalanya, tapi tidak bisa menghancurkan mata, hati dan pikiranku !Mungkin kenyataan bisa mencuri semua impianku, tapi kenyataan tidak bisa mengambil semua kenanganku... satu-satunya kenyataan yang bisa aku terima adalah kenanganku bersama orang yang pernah aku pilih, yang berlari bersamaku dan menggenggam tanganku dengan erat walau pada akhirnya, aku melepaskannya...





No comments:

Post a Comment