Beberapa hari yang lalu saya pergi ke toko buku dan membeli sebuah novel yang berjudul "PINDAH". Novel ini sudah sangat saya idam-idamkan sejak bulan Agustus 2014 yang lalu, namun tidak sempat saya beli karena memang pada saat itu saya tidak berjodoh untuk memiliki novel ini. Saya sangat tertarik dengan novel ini karena sampul bukunya yang cantik, sederhana namun tetap terlihat elegant. Selain itu, daya tarik novel ini terletak pada review yang ada sampul belakangnya, yang tertulis :
"Waktu adalah hal yang bisa menyapu dan mengantar segalanya. Baik kenangan, maupun perasaan. Baik hal-hal buruk, maupun hal-hal baik. Baik awal maupun kesudahan. Hanya saja, tak banyak manusia yang mau merelakan sedikit detik lebih lama untuk berproses, untuk berani melangkahi sesuatu yang teramat dicintai. Untuk berpindah dari satu pijakan ke pijakan lain yang terasa begitu asing—tapi sesungguhnya adalah rumah yang seharusnya. Karena dalam hidup ini, manusia selalu butuh berpindah. Pindah dari hal-hal yang salah, pindah dari perasaan-perasaan yang keliru. Namun, untuk melakukannya diperlukan keteguhan, dan manusia terlalu tidak sabar menjalaninya; terlalu tidak berani memilihnya"
Kata-kata ini ada benarnya juga. Sebenarnya setiap kita memilih untuk pindah dari hal-hal yang salah dan perasaan yang keliru serta kenyataan yang pahit itu ada baiknya. Mungkin awalnya terasa berat namun pasti bisa berjalan dengan baik seiring berjalannya waktu. Namun, tak banyak yang memilih jalan ini. Kebanyakan orang lebih memilih diam yang menyakitkan daripada pindah ke suatu hal yang membahagiakan. Mengapa? ya.. karena pindah dari sesuatu yang sudah kita jalani bertahun-tahun itu tidak semudah membalikan telapak tangan. Itu juga yang ada dalam novel ini dan yang mungkin dialami banyak orang.
Banyak kenangan yang tersimpan didalam kardus yang kita bawa... Kardus Februari! Februari adalah bulan yang penuh kenangan... bulan yang tidak bisa tergantikan...
Namun ada baiknya pindah daripada diam !
Waktu akan menyapu segalanya... dan kuharap, waktu dapat menghapus semua perasaan dan kenyataan pahit yang selama ini kupendam...

No comments:
Post a Comment